Menguak Misteri Otak Penyandang Autisme

 On Thursday, December 12, 2013  

Apa bedanya otak penyandang autisme dengan otak orang normal? Pertanyaan ini adalah pertanyaan mendasar yang mengusik para ilmuwan neurosains, psikolog, dokter anak, psikiater, klinisi, dan praktisi di berbagai penjuru dunia.

Studi pencitraan (imaging studies) menunjukkan bahwa ada gangguan koneksi antara area Broca dan Wernicke, area otak yang terlibat di dalam memproduksi dan memahami bahasa, pada penderita autisme.


Otak Dewasa Autisme


Seorang dewasa dengan autisme akan berkurang konektivitasnya di otak bagian frontal-posterior, selama mengerjakan tugas yang terkait dengan bahasa, dibandingkan dengan orang dewasa normal. Seorang dewasa dengan autisme otak bahasanya cenderung aktif di bagian posterior. Aktivasi di bagian ini cenderung lebih luas dibandingkan dengan kontrol, dan bagian ini secara fungsional kurang terkoneksi (tersinkronisasi) dengan otak bagian frontal.


Di jaringan otak bagian hemisfer kiri, dewasa dengan autisme menunjukkan penekanan di bagian posterior pada pola aktivasi dengan aktivasi yang lebih besar di regio temporal (tepatnya di area Wernicke atau girus temporal superior kiri) dibandingkan dengan aktivasi di bagian frontal (area Broca atau girus frontal inferior kiri) baik pada pemahaman kalimat dan pada pembuatan keputusan semantik.


Dewasa dengan autisme juga menunjukkan berkurangnya aktivasi secara selektif di regio hemisfer kanan sebagai respon terhadap meningkatnya kesulitan di dalam memahami kalimat atau adanya kesengajaan informasi (theory-of-mind) selama 'discourse comprehension'.


 


sumber

Menguak Misteri Otak Penyandang Autisme 4.5 5 Robert Parker Thursday, December 12, 2013 Apa bedanya otak penyandang autisme dengan otak orang normal? Pertanyaan ini adalah pertanyaan mendasar yang mengusik para ilmuwan neurosain...


No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.
Back to top